‘SeoulVivor’

Coverblack-01

sumber : disini

Judul : SeoulVivor

Pengarang : Lia Indra Andriana & Tatz

Penerbit : Penerbit Haru

Halaman : 219 Halaman

Tahun Terbit : Cetakan II, Januari 2012

Kategori : NonFiksi, Traveling

Harga : Rp. 51.000,-

ISBN : 978-602-98325-2-5

 

Jelas-jelas di Bio Twitter punya impian jalan-jalan ke Jepang tapi belum pernah satu kalipun baca buku tentang jalan-jalan ke Jepang malah sekarang baca buku jalan-jalan ke Korea x). Inilah saya yang mencoba ikut-ikutan demam Hallyu walau ga pernah lupa impian awal untuk jalan-jalan ke Jepang😀

Dari dulu banget aku uda tau kalau jalan-jalan ke Korea ga semahal pake banget dibanding jalan-jalan ke Jepang. Sejak nonton Dorama dua negara Jepang dan Korea yaitu Friends (2002) yang dibintangi Won Bin dan Kyoko Fukada. Ada adegan ketika Won Bin berkunjung ke Jepang dan dia menyadari bahwa tiket naik kereta api di Jepang sangat mahal. Saat itu lah saya sadar bagi Korea yang jelas-jelas negeranya bertetangga saja merasa mahal apalagi Indonesia yang lumayan jauh. Di buku ini juga menegaskan saya bahwa jalan-jalan ke Korea memang murah #Belagu amat ini anak padahal berjiwa kere xDDDD

Buku ini sangat menarik menurut saya, walau isinya sangat bias mengingat Penulis juga jelas-jelas mengatakan bahwa buku ini berisi jalan-jalan ala fangirling aka penggemar K-Idol. Tapi sekedar pemanasan bagi kita yang akan berkunjung ke Negeri Ginseng ga ada salahnya untuk membaca buku ini.

Di bagian awal buku ini memberikan gambaran secara umum tentang Negara Korea. Ada informasi yang membuat mataku melotot dan merasa sangat didiskriminasikan banget. Yaitu saat saya membaca informasi temperatur suhu udara ketika musim panas di Korea hanya berkisar 210-260C. What!!! Suhu segitu mah ga beda jauh dong sama di Bandung ketika panas! Apalagi dibanding musim panas di Cirebon yang bisa mencapai 360C! Kebayang dong panasnya kaya apa 20C lagi berasa lagi demam tuh, makanya aku bilang diskriminasi, diskriminasi cuaca semena-mena! Okay lah cuaca Korea udah cocok tuh segera angkat koper terus pindahan x)))

Karena di buku ini ada dua orang yang nulis pengalamannya ketika di Korea, sebenarnya ga ada perbedaan yang mencolok hanya kedua Penulis saling melengkapi perjalanan mereka. Kalau dinilai sih yang paling banyak muter-muter Korea adalah Tatz dibanding Lia yang rutenya lebih sedikit #sok tau nih xD

Isi buku ini juga lengkap dengan segala hal yang harus dibawa saat ke Korea, gimana caranya kita menempuh tempat-tempat wisata yang kita tuju, cara naik subway, cable car, kisaran harga tiket, tempat makan yang murah, tempat membeli aksesoris untuk oleh-oleh yang murah. Pokonya komplit dah. Aku sih paling suka saat Tatz bercerita tentang dia yang berkunjung ke restoran-restoran yang mengusung aji mumpung sang Idola, seperti mengunjungi toko es krim milik ibu Yoochun JYP dan toko piza milik Xiah Junsu JYJ. Yang menarik lagi adalah karena Penulis tidak menggunakan jasa travel agent jadi jalan-jalan terasa lebih menantang dengan kejadian yang tidak terduga karena ng-bolang sendiri.

Yah walau terbilang lumayan lengkap tapi aku merasa ada kekurangan di buku ini. Karena jelas-jelas buku ini hasil ng-bolang penulisnya sendiri, sedikitnya foto-foto yang ada jadi kurang memaparkan keasyikan jalan-jalannya. Dan lagi kenapa ga ada foto narsis Penulisnya? Khususnya dari Lia, maksudku kenapa ga dimasukin aja? Jelas-jelas pembaca juga tau kalau buku ini dari pengalaman Lia dan Tatz. Kalau sekedar foto-foto bangunan mah di internet juga banyak bukan untuk membuktikan keaslian jalan-jalannya hanya agar feel yang didapat sama dengan cerita di buku. Apa karena Penulis ga suka fotonya dipampang di buku kali ya? X). Masih seputar foto juga, di buku ini hampir semua fotonya kurang terang malah ada yang gelap jadi ga terlihat tiap detail yang ada, harusnya sebelum dicetak foto-foto yang mau dimasukin dicerahin dulu lah biar ga buram. Apalagi kertas yang dipakai memang ga khusus untuk gambar jadi ya memang jelek juga sih. Agak fatal menurutku karena buku tentang jalan-jalan ya kelebihannya di foto-fotonya kan.

Buku ini ditutup dengan total biaya yang dibutuhkan Penulis selama di Korea hanya menyangkut makan, penginapan dan transportasi di Korea sekitar 2jt-an. Tergolong murah kan😀. Pantas aja nih artis-artis Indo suka banget jalan-jalan ke Korea dan malah ikut-ikutan aji mumpung dengan syuting di Korea lagi. Ckckckck.

Ada juga pembeberan fakta-fakta di Korea yang ternyata ada kawasan kumuh juga, ada pengemis juga, dan ada yang jualan di kereta api! Duh lumayang ga beda jauh juga ya dengan Indonesia tapi mungkin terdapat perbedaan mencolok juga sih, sayangnya ga dijelasin oleh Penulis. Nah setelah nutup buku ini harapan saya untuk mewujudkan mimpi terpendam saya semakin besar. Saya makin ingin ke Jepang! #eh harusnya ke Korea ya xD. Ke Jepang berapa ya budget-nya? pasti besar banget nih terakhir waktu baca majalah tentang jalan-jalan ke Jepang musti ada uang ratusan juta! Oh-My-God! Mahal amat ya :’x.

 

Untuk gembok cinta yang dirasa mubazir aku kasih nilai 4🙂

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s