‘Hujan dan Teduh’

Hujan_dan_teduh

Judul : Hujan dan Teduh

Pengarang : Wulan Dewatra

Tahun Terbit : Cetakan IV, 2011

Penerbit : Gagasmedia

Jumlah Halaman : 250 hal

Kategori : Romance, Fiction

ISBN : 979-780-498-4

Harga : Rp. 43.000,-

 

Bintang dan Kaila adalah dua remaja yang memulai persahabatannya ketika menginjak kelas III SMA. Sejak perjumpaan pertama Bintang sudah tertarik dengan gadis berponi pagar—Kaila. Namun kedekatan mereka berdampak negatif pada sekitarnya.

Bintang yang memulai kehidupan barunya dengan kuliah di Jakarta, demi melupakan masa lalunya bersama Kaila. Di kampus barunya Bintang mencoba berhubungan dengan teman satu jurusannya yaitu Noval. Hubungannya dengan Noval yang terlampau jauh mengakibatkan banyak hal terjadi pada Bintang. Terlebih lagi sikap Noval yang perlahan berubah menjadi kasar membuat Bintang harus mengambil keputusan tentang kelanjutan hubungan mereka.

 

Menurutku pribadi aku menyukai novel ini walau sama sekali tidak menimbulkan bekas ketika selesai membaca novel ini. Awalnya aku terkecoh dengan isi cerita novel ini, kukira hanya kehidupan kampus biasa yang akhirnya jatuh cinta dan memulai pacaran. Setelah membaca beberapa lembar halaman yang ku baca, aku dikagetkan ketika berada pada halaman 26.

Aku sayang kamu. Aku nggak pernah ngerasain ini sebelumnya. Ke cowok aku juga rasanya nggak kayak gini, ujar Kaila lirih. Bintang yang tak menyangka Kaila akan mengatakan itu terdiam sejenak sebelum euforia yang bagaikan gebyar kembang api berpindah ke hatinya. Dengan lembut, dikecupnya bibir Kaila yang mungil sebagai jawaban

Wow, jadi ini cerita sesama jenis gitu? Aku yang agak merasa bosan ketika membaca lembar-lembar awal, mulai agak semangat ketika mengetahui bahwa ceritanya lumayan tidak biasa hehe. Tapi ya menurutku penulis kurang begitu mengeksplor tentang kisah cinta Bintang dan Kaila. Karena kalaupun memang Bintang lesbian tapi kok dengan mudah Bintang menjalin hubungan dan menyukai Noval, atau mungkin Bintang memang penyuka laki-laki dan perempuan? Yah itu sih hanya pikiran pribadi saja😀

Aku benci Bintang yang lemah, yang terlalu mencintai Noval yang membuat dia selalu saja menuruti kemauan Noval. Lagi dan lagi aku disuguhkan novel yang dengan  tokoh utama yang terlalu mencintai pasangannya sehingga berdampak negatif pada dirinya sendiri.

Hampir tidak ada adegan yang berkesan buatku, semuanya datar-datar saja. Namun entah sihir apa yang terdapat pada buku ini yang membuatku ingin segera menamatkan dan buru-buru ingin mengetahui akhir kisah Bintang.

Well, buku ini cukup menghibur dan bisa dijadikan buku selingan ketika kita bosan. Untuk Bintang yang lemah dan kuat aku kasih nilai 3🙂

 

Tentang Penulis

Wulandari Putri, yang memodifikasi namanya menjadi Wulan Dewatra, lahir 21 Juli 1990 di Ciamis dan besar di Bandung. Kegiatan sehari-harinya yang merupakan mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Indonesia ini adalah menuntut ilmu dengan baik serta mencuri-curi mengajar privat Bahasa Inggris dan Matematika. Selain itu, di sela-sela waktunya yang tidak sibuk, ia bersama kelompok Rumah Semut-nya sering berjualan hampir semua jenis barang dengan jargon “Anda Cari Kami Ada”. Novel ini merupakan novel pertama yang diterbitkan.sekarang, Wulan sedang menulis novel berikutnya yang belum diberi judul. [Diambil dari sampul belakang buku]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s