‘Rumah Cokelat’

2218.Rumah-Cokelat

Judul : Rumah Cokelat

Pengarang : Sitta Karina

Ilustrator : Irene Dewanto

Tahun Terbit : Cetakan I, Desember 2011

                     Cetakan II, Februari 2012

Penerbit : Penerbit Buah Hati

Jumlah Halaman : 226 hal

Kategori : Momlit, Romance

Harga : Rp. 38.000,-

Hannah Andhito merasa hidupnya begitu sempurna dengan kehadiran seorang suami—Wigra—yang begitu tampan dan buah hati mereka Razsya yang begitu lucu nan menggemaskan. Walau kehidupan mereka tidak pernah merasa kekurangan dalam hal finansial dikarenakan kedua suami istri ini mempunyai pekerjaan mapan masing-masing. Hannah merasa ada yang salah dalam kehidupannya. Hannah merasa begitu sulit membagi waktu antara berkerja, mengasuh sang buah hati sampai dengan kegiatan melukisnya yang diyakini sebagai passion-nya.

Puncak masalah terjadi ketika sang buah hati bergumam dalam tidurnya “Razsya sayang Mbak Upik” yang membuat Hannah merasa apakah selama ini ada yang salah dalam caranya mengasuh sang buah hati. 

 **************************

I’m totaly in love with this book!

Suka sekali…….

Walau ceritanya hanya seputar keluarga kecil Hannah dan Wigra dan mungkin agak membosankan tapi anehnya aku sangat menikmati dan ga bisa bikin aku berhenti membaca dan ingin menamatkannya langsung. Dan memang aku lakukan hal itu. Dari dulu jarang banget bisa menamatkan dalam satu kali baca tanpa ada jeda terlebih dahulu. Tapi buku ini bisa aku habiskan hanya dalam waktu 3 jam! Wow, kemajuan memang buatku😀.

Awalnya aku dibikin syok dengan perilaku Hannah dimasa lalu yang doyan merokok dan clubbing. Mungkin aku telihat kolot tapi bagaimanapun aku tidak pernah menyukai perempuan yang suka merokok dan apalagi suka minum. Walau itu syukurlah hanya terjadi dimasa lalu Hannah—memang. Tapi tetap saja hal itu membuat aku merasa sebal sama Hannah. Tema yang diangkat novel ini memang tentang keluarga, bagaimana lika liku dalam membina rumah tangga dan mengasuh anak. Tentang keadaan keluarga dimana kedua orang tua bekerja. Aku sangat paham sekali perasaan Razsya dimana akupun anak pembantu dan nenek. Kedua orang tuaku juga bekerja sama halnya seperti Hannah dan Wigra. Dan waktu yang banyak kuhabiskan juga dengan pembantu dan nenekku. Tapi jujur aku lupa apakah aku serewel Razsya dulu xD. Yah karena aku pribadi belum berkeluarga jadi aku belum terlalu memahami betapa susahna mengurus keluarga sambil bekerja. Tapi aku melihat orang tuaku rasanya memang tidak seheboh Hannah. Dari Hannah aku belajar banyak sekali, dan mau tidak mau akupun jadi berandai-andai apa aku bakal seperti Hannah. Karena kurang lebih aku seperti Hannah saat ini yang lebih perhatian dengan gadget.

Suka sekali dengan ilustrasi yang ada dibuku ini, aku kira yang membuat ilustrasi adalah penulis sendiri, karena dibuku penulis yang dulu aku baca penulis membuat sendiri yang membuatnya. Ilustarsinya lucu-lucu dan sangat membantu dalam memahami inti dari cerita. Walau minus ilustrasi Razsya padahal aku berharap banget bisa liat lucunya sang tuan muda ini xD. Tokoh favoritku tentu saja sang suami Wigra! Ya ampun pengen banget punya suami sesempurana dan setampan Wigra😀. Ok lah memang tidak usah ditanya tentang ketampanan Wigra, yang membuatku lebih melelh adalah bagaimana cara Wigra yang menenangkan emosi Hannah. Aduh aku mau banget punya suami kaya Wigra……xD

Hampir tidak ada typo yang kutemukan dibuku ini, mulus sekali tanpa cela😀. Hanya saja kelemahan dalam buku ini kurang digalihnya konflik yang terjadi. Keberadaan Banyu yang walau intensif menggoda Hannah terasa samar. Aku merasa kehadiran Banyu kurang greget dan hanya sampai titik begitu saja tanpa ada konflik mendalam. Tapi suka sekali dengan keputusan Wigra tentang Banyu ini😀.

Oh iya, satu lagi yang bikin aku lemes dan kecewa tentang cover buku ini, aduh aku lumayan kecewa sekali dengan ilustrasi covernya. Menurutku kurang manis dan menarik pembaca, dan menurutku tertolong sekali karena memang sang penulis sudah terkenal terlebih dahulu sehingga pembaca tidak akan berfikir banyak tentang cover yang kurang menarik ini. Dan apa akunya yang bebal dan telmi, aku tidak dapat menangkap esensi dari judul buku ini. Sampai menamatkan buku ini aku tidak mengerti sebenarnya apa sih arti dari rumah cokelat? Yang aku tangkap malah apa karena Hannah suka makan cokelat?😦.

Terlepas dari semua itu, isi buku ini sangat bagus dan aku sangat merekomendasikan sekali untuk dibaca siapapun. Baik yang belum berumah tangga, mau berumah tangga, yang baru berumah tangga, bahkan yang sudah lama sekali berumag tangga🙂

Untuk Wigra yang ganteng dan kalem aku kasih nilai 5🙂

Quotes yang aku sukai

Wigra Halaman 54

‘Dunia sudah penuh sesak dengan orang-orang negatif; aku nggak mau terbebani hal yang sama’

Tentang Penulis

 

Sitta1

 

Sitta Karina Rachmidihaja merupakan penulis kelahiran Jakarta, 30 Desember 1980, yang karya-karyanya diterbitkan oleh GPU, Terrant Books, dan Buah Hati. Ia pernah menjadi juri ajang apresiasi sastra Khatulistiwa Literary Qward 2008, pengajar pada Coaching Cerpen Kawanku 2009 dan 2010, serta menjadi kontributor cerita dan feature article pada majalah remaja kenamaan, seperti CosmoGIRL!, Gogirl!, Spice!, Kawanku!, dan lainnya.

Selain menulis, Sitta sangat menyukai fashion, kopi, dan olahraga. Untuk lebih mengenal penulis bisa dihubungi pada WEBSITE PRIBADI BLOG PRIBADI TWITTER FB

Lainnya
Wigra Andhito tokoh dalam novel Rumah Cokelat digambarkan seperti sosok Eric Dane. Mau tidak mau membuat aku googling siapa sih Eric Dane. Berikut p
enampakan Eric Dane🙂

Eric-dane-04

Eric William Dane (lahir 9 November 1972; umur 39 tahun) adalah aktor asal Amerika Serikat. Ia berperan dalam film Saved by the Bell, Marley & Me dan Valentine’s Day.

Diambil dari wikipedia

One thought on “‘Rumah Cokelat’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s