‘Beautiful Malice’

Beautiful_malice

Judul : Beautiful Malice (Kekejian yang Indah)
Pengarang : Rebecca James
Penerjemah : Bima Sudiarto
Tahun Terbit : Cetakan I, April 2011
Penerbit : Pustaka Bahtera
Jumlah Halaman : 283 hal
Kategori : Fiksi, Romance, Thriller psikologi

 

Awalnya aku—Katherine—merasa sangat bangga bisa mempunyai teman sepopuler dan seterkenal Alice. Bagaimana tidak Alice yang bagai langit dan bumi dibandingkan denganku yang sama sekali tidak terkenal di SMU Drummond tiba-tiba menyapaku—bahkan tahu namaku. Maka dimulailah persahabatanku dengan Alice yang mampu membuatku melupakan semua kenangan masa lalu yang menyakitkan mengenai adikku—Rachel. Tanpa menyadari ada yang salah dengan kedekatanku bersama Alice, aku sangat menikmatinya dan mau membuka diri.
Hingga suatu hari, semua itu mendadak sirna setelah perkataan Alice ‘Apakah dilubuk hatimu kau lega? Lega telah berhasil menyingkirkannya? Adikmu yang sempurna itu? Apakah sebenarnya kau merasa lega dan senang ia terbunuh?’
Apa maksud Alice? Kenapa dia begitu tega mengucapkan hal itu padaku?

Suka sekali ………..
Aku dibuat jatuh cinta sejak pertama kali melihat cover buku ini. Entah kenapa cover buku ini begitu sederhana tetapi punya kekuatan tersendiri untuk membuat yang melihatnya menjadi tenang sekaligus penasaran dan lama-lama dibuat seram.
Sejak pertama kali membaca bab pertama dalam buku ini, langsung membuat keningku berkerut dan membuatku berkata ‘Loh masa semua inti dari permasalahan dari buku ini dibeberkan diawal?’ Nah justru disini letak menariknya buku ini. Walau masalah demi masalah dibeberkan di awal tetap aja membuatku penasaran dan rela begadang demi segera menamatkan buku ini.
Cerita dalam buku ini berkisah tentang masa lalu, masa sekarang dan masa depan Katherine. Saat Katherine  berumur 15 tahun, 17 tahun dan 21 tahun. Ini dia yang buat buku ini tambah menarik menurutku. Selama ini aku kalau baca buku waktu yang dibeberkan dalam buku biasanya Cuma masa sekarang dan masa lalu. Nah untuk buku ini ada penambahan masa depan. Entah memang cukup banyak buku yang mengambil setting seperti ini, tapi bagiku ini sesuatu yang baru. Makin membuatku semangat pada saat membacanya.🙂
Tokoh dalam cerita ini berpusat pada persahabatan antara Katherine dan Alice. Bagaimana mereka menghabiskan masa-masa SMU mereka. Pesta, jalan-jalan, dan pesta. Alice digambarkan sebagai gadis populer yang cantik yang siapapun pasti menyukai sosok Alice yang pintar beradaptasi dimana pun dia berada. Lain halnya dengan Katherine yang pemalu dan tampak segan bergaul dengan orang lain yang begitu tertutup karena masa lalu yang tidak pernah bisa lepas darinya.
Selain Katherine juga ada Robbie—pacar Alice, Mick—pacar Katherine, Philippa—kakak Mick yang turut meramaikan cerita pada buku ini. Awalnya aku sama sekali tidak tahu dan dibikin penasaran mau dibawa kemana cerita dalam buku ini. Membingungkan juga tidak hanya saja untuk mengetahui semua cerita dibuku ini memang harus menamatkannya terlebih dahulu. Benang merah antara Katherine dan Alice pun baru terlihat di bab-bab akhir. Bagaimana ‘sakit’-nya Alice dan proses penyembuhan masa lalu dari Katherine. Ide tentang hubungan Alice dan Robbie pun aku acungin jempol, walau terasa klise alasan mereka putus melihat bagaimana sakitnya Alice, akupun sudah menduga-duga akan berakhir seperti itu.
Pembeberan masa lalu Katherine, entah kenapa aku kurang dapat feel-nya pada bagian bagaimana pada saat Rachel meninggal. Aku malah punya pikiran. Loh Cuma gitu aja? Ga ada cerita yang lain lagi?
Tokoh yang kusukai dalam buku ini adalah Robbie. Agak kaget juga entah kenapa aku tidak jatuh cinta kepada tokoh utama seperti biasanya. Walau memang nasib dan jatah Robbie tidak terlalu bagus tapi aku suka sekali kejutan manis untuk Robbie diakhir cerita🙂.
Secara keselurahan cerita di buku ini aku sangat menyukainya. Kelemahan dalam buku ini ada beberapa memang, seperti typo yang masih banyak bertebaran di sana sini, terjemahan yang menurutku terlalu kaku melihat usia tokoh yang masih muda harusnya bahasa yang digunakan jangan terlalu baku. Malah aku merasa terjemahan dari penebit berasa pujangga-pujangga masa lalu🙂
Untuk Robbie yang super duper baik aku kasih nilai 3,5🙂

 

Tentang Penulis

Rebeccajamesforwhomagazine

Rebecca was born in Sydney, Australia, in 1970. She spent her early twenties working as a waitress, her late twenties teaching English in Indonesia and Japan, and most of her thirties having babies and working as a kitchen designer.
She has started several university degrees but has yet to place any letters after her name. Despite her highly developed procrastinatory skills she has somehow managed to finish writing a book or two – and plans to spend her forties, fifties, sixties, seventies, eighties and nineties finishing several more.
She lives in Armidale, Australia with her partner and their four sons.

 

Cover-cover Lainnya

1815_beautifulmalice_dBeautifulmaliceBeautifulmalice79159c0_19Beautiful-maliceBm

Dari beberapa cover dari novel ini yang kusukai tentu saja dari penerbit mahda sendiri, dan yang terakhir dengan cover sederhana dengan background warna hitam saja🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s